Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Isu-isu kontemporer 1

PENERAPAN MANAJEMEN ASET INFORMASI DI PERPUSTAKAAN
   

Informasi berkembang seiring perkembangan teknologi, sehingga kebutuhan informasi dengan mudah didapatkan. Informasi dapat ditemukan dimana saja baik itu dari sumber cetak ataupun melalui dunia maya seperti informasi yang bisa didapatkan melalui teknologi internet. Informasi yang terkumpulkan menjadi pengetahuan seseorang secara pasti. Perpustakaan adalah sebuah lembaga atau wadah yang didalamnya terdapat beragam sumber informasi untuk disalurkan kepada pengguna sehingga menambah pengetahuan dan memenuhi kebutuhan informasi. Jenis perpustakaan ada beberapa macam seperti perpustakaan di sektor pendidikan,  pemerintah daerah. Perkantoran, perpustakaan desa dll. Jenis tersebut disesuaikan dengan letak geografis dari perpustakaan tersebut. Informasi yang disediakan oleh perpustakaan adalah aset yang sangat berharga bagi lembaga yang menaungi perpustakaan tersebut, adapun aset terbagi dalam dua jenis yaitu aset berwujud dan tidak berwujud. Beragam bentuk informasi terdapat di perpustakaan diajadikan asset yang harus dijaga dan dikelola dengan baik. Dengan perkembangan teknologi informasi dapat menjadi penunjang dalam tata kelola dan menjaga keamanan informasi  yang terdapat di perpustakaan. Teknologi yang berperan di dalam perpustakaan akan membantu dalam pengolahan dan penyebaran informasi yang ada. Tetapi, dengan adanya teknologi yang akan menyebarkan informasi tentu pustakawan harus memikirkan keamaan informasi tersebut. Keamanan harus menjadi perhatian khusus, sehingga pengunaan teknologi informasi dalam tata kelola informasi perpustakaan akan menjadi hal penting dalam menajemen asset informasi dari berbagai ancaman dan resiko. Menerapkan manajemen aset informasi di perpustakaan tidak bisa diterapkan begitu saja karena perlunya kesadaraan dari pengelola informasi dalam hal ini pustakawan dalam mengelola informasi untuk meningkatkan keamanan asset informasi yang ada.  Keamanan informasi pada umumnya didasari kepada ketersediaan informasi bagi yang membutuhkan dan keutuhan informasi yang tersedia tanpa ada perubahan dari pihak yang tidak berhak serta kerahasiaan aset informasi dari pihak yang tidak berwenang. Kerahasiaan aset informasi, dapat dilihat dari nilai aset informasi menjadi sangat berharga ketika informasi tersebut relevan dengan kebutuhan dan mempengaruhi pengambilan keputusan yang pada akhirnya informasi tersebut berharga tinggi.  Informasi perpustakaan bukan berasal dari informasi pengguna saja tetapi juga dari aset informasi bagi lembaga tersebut. Sangat sudah jelas aset informasi perpustakaan harus dikelola dengan baik dan memperhatikan keamanaan aset agar tidak mengurangi nilai informasi yang dibutuhkan sehingga tujuan memenuhi kebutuhan pemustaka dapat direalisasi dengan tepat sasaran.
Aset adalah segala sesuatu baik tangible maupun intangible yang memiliki nilai ekonomis (economic values) dan masa ekonomis (economic life) untuk mendukung organisasi atau perusahaan dalam memberikan layanan (services) (Quertani: 2008). Menurut Siswanto (2013) Pengertian aset adalah aktiva berwujud yang memiliki umur yang lebih panjang dari satu tahun. Pengertian Asset atau Aset yang telah di Indonesiakan secara umum adalah barang (thing) atau sesuatu barang (anything) yang mempunyai;
a. Nilai ekonomi (economic value),
b. Nilai komersial (commercial value) atau
    c. Nilai tukar (exchange value); yang dimiliki oleh instansi, organisasi, badan usaha ataupun individu (perorangan).
Menurut Borroek (2014) Manajemen aset adalah serangkaian kegiatan yang terdiri dari indentifikasi aset apa yang dibutuhkan, memperoleh aset, menyediakan logistik dan sistem pendukung pemeliharaan dari aset dan penghapusan atau pembaharuan aset sehingga lebih efektif dan efisien. Dari hal tesebut dapat diketahui bahwa asset informasi adalah kegiatan yang di mulai dengan tahapan paling awal yaitu pengadaan aset, ketersediaan aset dan alat serta sistem yang mendukung untuk melindungi aset tersebut.

Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan menyebutkan bahwa perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan karaya non cetak/ karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka. Maka dapat diketahui aset informasi perpustakaan adalah semua jenis informasi atau koleksi yang dimiliki oleh perpustakaan tersebut, Aset perpustakaan tidak jauh berbeda dengan aset yang dimiliki oleh perusahaan, karena sama-sama memilki nilai. Aset informasi perpustakaan akan dianalisa, diidentifikasi dan dievaluasi nilai aset yang terkandung didalamnya dengan menggunakan beragam teori yang mendukung perencanaan aset informasi perpustakaan. Aset informasi perpustakaan terdapat dalam beragam bentuk fisik dan nonfisik. Aset informasi menurut The National Archive (2011:10) “An information asset is a body of information, defined and managed as a single unit so it can be understood, shared, protected and exploited effectively. Information assets have recognisable and manageable value, risk, content and lifecycles”. Aset informasi sebagai tubuh dari informasi yang mendefenisikan dan mengolah informasi agar dapat dipahami, dibagi, dilindungi dan dimanfaatkan secara efektif, aset informasi tersebut bernilai untuk dilindungi dari resiko dan ancaman serta dikelola konten dan siklus hidupnya. Manajemen informasi dalam siklus hidup penuhnya sebagai aset dan pengklasifikasi serta pengkatalogkan informasi sehingga informasi dapat ditemukan kembali dan digunakan.   Berikut siklus hidup aset informasi yang bisa diterapkan di perpustakaan dapat ditemukan di tautan berikut (https://integratedplanning.dlg.wa.gov.au/InfoManagementFramework.aspx) Berikut siklus hidup aset informasi: 


1.  Registration/ pendaftaran
        Pendaftaran adalah pencatatan aset informasi dalam repositori bertujuan untuk manajemen informasi misalnya, membuat Daftar Kekayaan/Aset Informasi. 

2. Klasifikasi Aset Informasi (Information Asset Classification)
        Klasifikasi aset informasi adalah susunan informasi dalam kelompok-kelompok atau kategori sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, seperti publik, sensitif, pribadi atau rahasia 

3. Metadata
      Metadata adalah data yang menggambarkan atribut aset informasi seperti nama file, penulis, judul, tanggal, subjek,danlokasi. 

4. Perwalian (Custodianship)
        Informasi perwalian adalah menugaskan tanggung jawab kepada seseorang (atau kelompok), yang memastikan bahwa aset informasi dengan tepat diidentifikasi dan dikelola di seluruh siklus hidupnya dan dapat diakses oleh pemangku kepentingan yg tepat.

          Dari penjelasan diatas dapat diketahui bahwa siklus hidup manajemen aset informasi melalui 4 siklus yang bertujuan untuk tata kelola dan keamanan informasi agar sesuai dengan tujuan perpustakaan sebagai penyedia layanan informas. Pengaplikasian teknologi informasi dalam perpustakaan yaitu sistem informasi perpustakaan, sistem pengolahan dan penyebaran informasi. Sistem informasi mengelola aset informasi perpustakaan yang akan disebarkan kepada pengguna perpustakaan melalui teknologi. Penggunaan teknologi Informasi Komputer adalah hal yang paling mudah dalam pengolahan dan penyebaran informasi. Manjemen aset informasi di perpustakaan adalah sebuah upaya agar terciptanya keteraturan  dalam pengelolaan bahan perpustakaan baik cetak  maupun non cetak dengan tata kelola menggunakan siklus hidup aset informasi sehingga menjadikan aset perpustakaan dapat digunakan secara maksimal oleh pemustaka yang membutuhkan informasi serta mengamankan aset informasi perpustakaan dengan antisipasi penangulangan terjadi sesuatu yang buruk sedini mungkin.

Daftar Pustaka

Borroek, Maria Rosario.2014. Perancangan Sistem Informasi Manajemen Aset Pada Stikom Dinamika Bangsa Jambi. Jambi : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Dinamika Bangsa Jambi.


Quertani, Mohamed Zied, et al., “Towards An Approach To Select An Asset Information Management Strategy” dalam International Journal Of Computer Science And Applications, 2008, vol. 5, no. 3b.

Siswanto. Slamet Dan Edy Mulyanto. 2013. Sistem Informasi Manajemen Aset Pada Universitas Muria Kudus. Program Pascasarjana Magister Teknik: Jurnal Teknologi Informasi, Volume 9 Nomor 1, April 2013, ISSN 1414-9999.


Pemerintah Republik Indonesia. 2007. Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang perpustakaan. Indonesia.


The National Archives. 2011. Identifying Information Assets and Business Requirements http://www.nationalarchives.gov.uk/documents/information-management/identify-information-assets.pdf (Diakses 31 Mei 2017)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS