REVIEW:
REVOLUSI INFORMASI DAN LEDAKAN INFORMASI
ARTIKEL
OLEH:
Rene
L Pattiradjawane
Revolusi
Informasi dan Ledakan Informasi bertujuan untuk transformasi masyarakat kearah yang
lebih baik dalam segala aspek dan bidang. Permulaan revolusi informasi ini
terjadi ketika kebangkitan eksplosif jaringan Internet disertai dengan inovasi
mutakhir teknologi dan telekomunikasi atau sekitar 10-15 yang lalu. Drucker
dalam sebuah artikel berjudul Beyond the Information Revolution di The Atlantic
Monthly edisi Oktober 1999, mungkin bisa memberikan gambaran yang tepat apa
sebenarnya arti paling mendasar dan dampak yang ditimbulkan oleh revolusi
Informasi yaitu jaringan internet menguasai pekerjaan-pekerjaan baik manajerial
maupun professional. Lalu berdampak pada struktural terhadap lingkup bisnis,
struktur keluarga, hubungan masyakat, kegiatan kemanusiaan, bisnis, gaya kerja,
persoalan demografi, politik, pemerintahan, pendidikan, serta seni dan hiburan.
Revolusi informasi pada saat ini disebut sebagai Abad Jaringan (Connection Age)
mulai mengubah konsep ruang dan waktu. Transformasi Revolusi Informasi yang
masih dipacu oleh teknologi informasi, komunikasi, dan koordinasi.
Teknologi-teknologi ini berpotensi mentransformasi secara menyeluruh berbagai
ragam hubungan ke seluruh dunia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Transformasi
kemasyarakatan pada masa Revolusi Industri tidak selalu merupakan sebuah hasil
langsung adanya teknologi itu sendiri. Perubahan-perubahan dalam struktur
sosial sebenarnya yang menciptakan berbagai peluang ekonomi bagi
penemuan-penemuan teknologi tersebut. Terintegrasinya inovasi teknologi,
evolusi ekonomi dan transformasi sosial ini sebenarnya juga terjadi kembali
pada masa Revolusi Informasi sekarang ini. Transformasi sosial pada
perkembangan inovasi teknologi ini, tampak dalam berbagai kehidupan
kemasyarakatan dalam pekerjaan, kehidupan rumah, keluarga, pendidikan, politik,
kesenian, maupun waktu. Dampak pendidikan Transformasi penting lainnya, selain
keluarga, politik, kesenian, dan lainnya, terjadi pada bidang pendidikan. Pada
Abad Pertanian tidak ada pendidikan universal seperti yang kita kenal sekarang
ini. Baru pada akhir tahun 1700-an, sekolah bagi anak-anak menjadi sesuatu yang
lumrah dengan tetap mempertahankan kebiasaan masa lalu, di mana masih tersisa
waktu-waktu yang mengakomodasi masa tanam dan panen. Sekolah mulai berubah pada
masa Revolusi Industri dengan tujuan utama untuk mempersiapkan anak-anak
memasuki kehidupanan produktif ke dalam masyarakat berbasis industri. Dalam
Revolusi Informasi, penggunaan temuan teknologi dan telekomunikasi dalam bentuk
komputer maupun konektivitas ke jaringan Internet tidak hanya menjadi sekadar
alat bantu guru dalam memberikan pelajaran di kelas-kelas atau menjadi subyek
yang harus dipelajari semata. Dalam era sekarang ini ke depan, teknologi bisa
menjadi sebuah perantara yang sangat kuat untuk memberikan pada murid berbagai
keahlian yang dibutuhkan menyongsong dan menggeluti ekonomi baru. Salah satu
yang penting dalam pemanfaatan teknologi dalam pendidikan sekarang ini adalah
memberikan pengalaman dalam mengerjakan proyek berbasis tim yang juga
melibatkan berbagai organisasi. Berbeda dengan era-era sebelumnya, dampak
teknologi yang ditimbulkan dewasa ini di tempat-tempat kerja secara langsung
memberikan dampak tidak langsung ke bagian lain kelompok masyarakat. Ketika
teknologi percetakan diperkenalkan, buku-buku mulai masuk sebagai bagian
penting dalam pengembangan pendidikan di sekolah-sekolah. Bersamaan dengan
masuknya buku, hal-hal yang tidak bisa diajarkan dengan bantuan buku pun
langsung menghilang. Revolusi Informasi sekarang ini akan memberikan keuntungan
sepenuhnya bagi pendidikan dengan menghubungkan para pengajar melalui
jaringan-jaringan yang sekarang tersebar di udara atau tertanam di dalam tanah.
Perkembangan pesat teknologi informasi, baik dalam perangkat keras dan
perangkat lunak menunjukkan betapa perubahan yang cepat selalu memberikan
berbagai dampak yang sulit untuk mencari jawabannya. Sebab atau akibat
Terkoneksinya seluruh dunia memang menghasilkan lompatan-lompatan penting yang
akan mengubah jalannya kehidupan. Karena dunia sekarang ini sudah sangat
terkoneksi satu sama lain, sehingga berbagai macam gagasan berkembang dan
dipikirkan oleh berbagai orang di seluruh belahan bumi ini. Akibatnya, memang
sulit untuk menentukan apakah gejala-gejala ini semua merupakan sebuah sebab
atau sebuah akibat. Teknologi memang berdampak terhadap apa yang dimungkinkan
untuk mendorong terjadinya perilaku-perilaku atau hubungan-hubungan baru yang
pada gilirannya akan memacu arah baru pada perkembangan teknologi itu sendiri.
Lingkaran yang terus berputar ini memang sesuatu yang tidak terhindari dan
tampaknya hampir tidak mungkin untuk mengidentifikasi mana yang terlebih
dahulu: teknologi itu sendiri atau kebutuhan pada teknologi itu. Teknologi
informasi, komputasi, dan komunikasi telah menjadi sebuah kekuatan instrumental
dalam menentukan dimensi baru hubungan antarpribadi dan bisnis, kemudian dari
waktu ke waktu mengalami transisi kearah yang lebih baik.
DAFTAR RUJUKAN
http://perpustakaanwinnie.weebly.com/uploads/1/8/6/8/18686172/revolusi_informasi_dan_ledakan_informasi.pdf
[diakses pada tanggal 11 November 2017].





