Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Manajemen Desain Sesi ke Enam



MEMAKSIMALKAN FUNGSI REKREASI PERPUSTAKAAN DENGAN MEMAKAI RAMBU-RAMBU PERPUSTAKAAN YANG TEPAT DAN SARANA YANG ERGONOMI


Salah satu fungsi perpustakaan adalah sebagai tempat rekreasi, dengan demikian diketahui bahwa perpustakaan dapat dimanfaatkan sebagai sarana tempat hiburan yang beredukasi sehingga ketika pemustaka mencari sumber informasi dianggap hal yang menyenangkan di perpustakaan. Disamping itu untuk mewujudkan hal tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan, rekreasi identik dengan sebuah tempat yang terdapat unsur keindahan atau estetika di dalamnya. Keindahan di perpustakaan akan terwujud selain dengan memperhatikan desain gedung, tetapi dengan memperhatikan hal-hal kecil lainnya seperti membuat rambu-rambu yang tepat dan sarana yang ergonomi. Salah satu  misalnya tentang memakaian rambu-rambu yang efektif (Priyanto: 2017) sebagai berikut :
1.      Harus ada template
Menggunakan template yang jelas akan menarik perhatian pemustaka ketika membaca rambu-rambu tersebut.
2.      Bahasa terkontrol
Dalam membuat rambu-rambu di perpustakaan sebaiknya menggunakan bahasa yang formal serta baku sesuai dengan bahasa nasional ataupun internasional.
3.      Cantumkan logo perpustakaan
Agar rambu-rambu yang dipasangkan dapat dikenali identitas instansi yang membuatnya maka sangat penting untuk mencantum logo perpustakaan.
4.      Tentukan warna khas perpustakaan
Menentukan warna khas suatu perpustakaan sangat dianjurkan karena itu bisa menjadi identitas suatu perpustakaan agar dapat dikenali.
5.      Tentukan jenis dan ukuran font
Dalam membuat rambu-rambu pustakawan juga harus memperhatikan jenis dan ukuran font yang digunakan, karena ukuran yang yang terlalu kecil atau kebesaran juga akan mengurangi estetika di sebuah rambu-rambu yang dipasangkan.
6.      Perlu ada tim khusus dan aturan khusus dalam membuat rambu-rambu
Dengan dibentuknya tim khusus yang bertugas membuatkan rambu-rambu ini akan mempermudah dalam mengkoordinasikan desain rambu-rambu seperti apa yang digunakan oleh  perpustakaan tersebut. 
Selain rambu-rambu yang efektif  harus diperhatikan, hal yang sebaiknya diperhatikan lainnya adalah sarana dan prasarana yang ergonomi. Seperti pendapat Rahayuningsih (2007) “beberapa unsur yang terlibat didalam pengelolaan perpustakaan adalah sumber daya manusia, penggguna, sarana dan Prasarana, dan fasilitas pendukung perpustakaan”. Meja yang digunakan di perpustakaan bersifat ergonomi adalah sebagai berikut :
1.      Sesuai atau pas untuk penggunanya
2.      Mudah digunakan
3.      Meningkatkan kenyamanan
4.      Meningkatkan kinerja
5.      Meningkatkan kesehatan dan keamanan
6.      Bukan sekedar nampaknya tetapi juga kualitasnya
Sedangkan kursi yang ergonomi adalah :
1.      Pendukung lumbar (low back) yang baik
2.      Tempat duduk yang nyaman setidaknya dua jam
3.      Kursi memiliki 5 point base
4.      Sandaran tangan dapat diatur/tanpa sandaran tangan
5.      Bisa diatur saat diduduki
6.      Ketinggian dan kedalaman tempat duduk sesuai.

     Secara keseluruhan ergonomi perpustakaan memperhatikan beberapa hal seperti memperhatikan tempat duduk pustakawan, memperhatikan tempat duduk pemustaka dan memperhatikan penggunaan teknologi perpustakaan. Diharapkan dengan memakai rambu-rambu perpustakaan yang efektif serta memperhatikan ergonomi sarana dan prasana perpustakaan dapat menunjang fungsi perpusakaan sebagai tempat rekreasi yang menarik bagi pemustaka. 

Daftar Pustaka :
F. Rahayuningsih. 2007. Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Priyanto, Ida Fajar. 2017. Materi Mata Kuliah Manajemen Disain dan Perpustakaan. Yogyakarta : Universitas Gadjah Mada.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar