PARADIGM SHIFT di PERPUSTAKAAN
Perpustakaan
sebagai sebuah instansi yang befungsi memenuhi kebutuhan informasi pengguna tentu
akan terus berkembang. Hal ini yang menyebabkan pergeseran paradigma sumber-sumber
informasi yang disediakan di perpustakaan. Menurut Stuert (2002), saat ini
pergeseran paradigma informasi yang berakibat pada perubahan pola kerja dan
orientasi institusi yang bergerak dalam bidang ilmu pengetahuan seperti
perpustakaan.
Paradigm shift Tiga hal
fundamental dalam sebuah institusi perpustakaan atau pusat informasi menurut Surachman yakni:
- Resources
/ sumber daya
Ada perubahan dan pergeseran dalam
pemanfaatan sumber daya. Apabila pada awalnya sumber daya hanya dimiliki dan
dimanfaatkan sendiri dan media yang digunakan sangat terbatas, maka pada saat
ini sumber daya harus dipikirkan untuk dapat di-sharing dalam wadah yang
lebih luas dan berorientasi pada pemanfaatan multiple media atau berbagai ragam
media. Hal ini penting karena ada keterbatasan pada tiap-tiap
organisasi/institusi perpustakaan dalam menyediakan sumber dayanya. Untuk itu
mau tidak mau perpustakaan harus dapat meningkatkan kerjasama baik melalui
forum-forum kerjasama maupun hubungan secara langsung. Hal lain tentunya perpustakaan
harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang memudahkan
perpustakaan untuk melakukan sharing informasi melalui apa yang disebut
sebagai virtual library.
- Services
/ Layanan
Cara pelayanan
dalam bidang informasi atau perpustakaan ini juga mengalami perubahan sesuai
dengan tuntutan jaman. Pelayanan tidak lagi hanya hanya berorientasi pada
pelayanan di dalam saja (internal) tetapi harus mempunyai pandangan yang lebih
universal bagi akses informasi, kolaborasi, dan sharing sumberdaya dan layanan.
Konsep cara pelayanannya pun sudah harus lebih bervariasi seperti halnya
supermarket, bahkan mungkin hypermarket. Perpustakaan dan pusat informasi
diharuskan dapat memberikan berbagai pelayanan yang dibutuhkan oleh pengguna
yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Seperti layaknya supermarket, maka
perpustakaan atau pusat informasi yang dapat memberikan pelayanan lebih
bervariasi, murah dan cepat akan memuaskan pengguna dan mendatangkan pengguna
lebih banyak lagi.
- Users /
Pengguna
Perlakuan
terhadap pengguna dan perilaku tenaga perpustakaan/pusat informasi juga
hendaknya mengalami perubahan. Sudah saatnya staf perpustakaan tidak hanya
sebagai “penjaga buku” atau koleksi dan menunggu datangnya pengguna tanpa
melakukan usaha apapun untuk mendatangkan pengguna. Sudah saatnya perpustakaan
melakukan promosi dan memberikan gambaran-gambaran kepada pengguna mengenai
bagaimana perpustakaan dapat menjawab kebutuhan informasi mereka. Pengguna juga
perlu diberdayagunakan, dididik dan dimanfaatkan untuk perkembangan
perpustakaan. Perpustakaan perlu lebih terbuka terhadap kemauan dan keinginan
pengguna serta dapat memberikan pengetahuan mengenai pemanfaatan perpustakaan
semaksimal mungkin. Akhirnya diharapkan dari perubahan ini maka akan terjadi
sinergitas antara pengguna dan petugas perpustakaan. Keduanya akan saling
mendukung dalam pengelolaan dan pengembangan perpustakaan.
Pustakawan harus mampu menjawab tantangan paradigm shift di
perpustakaan yang sedang dikelola, karena perpustakaan akan terus menerus akan
berubah seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, agar dapat
tercapai maksimal pustakawan harus menyadari dan peduli dengan paradigm shift
yang terjadi di dunia perpustakaan pada masa depan.
Daftar
Pustaka
Stuert, Robert D. and Barbara B. Moran.
2002. Library and Information Center Management. 6th edition.
Greenwood Village, Colorado: Libraries Unlimited.






0 komentar:
Posting Komentar