Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

Perpindahan (Part II)

Bismillah..

Hai. Bertemu lagi dengan tulisanku, kali ini judulnya dikasih pake "PART II" biar gaya aja gitu kaya sinetron yang ber Part2 alias berepisode-episode #eh, back to topic..oke pertama aku mau bersyukur dulu sama Allah atas nikmat sehat yang telah dititipkan sampai saat ini, Alhamdulillah sekarang berpindah lagi nih dari Tapan-Yogyakarta. Setelah seuntaian kronologinya yang sangat mengesankan. 

Pada tgl 26 Agustus 2016 aku mendapat email dari tim LPDP bahwa aku diminta untuk melaksanakan 'Pengayaan Bahasa' sebuah program dari LPDP untuk meningkatkan skor toefl para awardee sebelum mereka memasuki bangku perkuliahan pascasarjana. Hua rasanya terharu sekali, sebab nanti semua biaya di tanggung oleh LPDP mulai dari tiket pesawat sampai biaya hidup disana. Jadilah tgl 27 Agustus 2016 aku resign dari tempat kerjaku yang baru 8 bulan menjadi rutinitas harianku, sedih sih. Karena sudah mulai merasa nyaman, karena pasti para readers juga tau kan memasuki sebuah instasi dalam bekerja tidak mudah untuk beradaptasi dengan pekerjaan dan rekan kerja. Ada rasa haru dimana semua rekan kerja menyayangkan perpisahan kami sampai ada yang mengeluarkan butiran kasih dari kedua kelopak matanya. #bighuguni

Rencana awal mau berangkat melalui pemesanan tiket dari mitra LPDP perasaan galaupun menghantui karena sampai tgl 30 tiket belum juga dikirim, jadilah aku berangkat ke bandara tanpa ada tiket di tangan. Berangkat malam sampai dini hari ke bandara, tiket belum juga dikirim akhirnya setelah di tunggu2 pada pukul 9 pagi barulah emailku dibalas bahwa pihak travel mitra lpdp tidak bisa lagi menampung permintaan tiket pesawat bagi awardee karena permintaan membludak. Setelah berdiskusi dengan seorang berhati malaikat jadilah berkat bantuannya aku mendapatkan tiket pesawat ke jogja pada pukul 14.08 dengan maskapai Garuda Indonesia.

Namanya takdir kan siapa yang tau dari sini saja Allah sudah menguji kesabaranku, perjalanan panjang itu pun terlewati dengan penuh dilema. InsyaAllah ada hikmah dibalik semua. Termasuk peristiwa mengerikan, saat penerbangan kedua dari Jkt-Jog pesawat mengalami cuaca buruk, seluruh pesawat bergetar dengan kencangnya, belum pernah aku merasakan yang seperti ini. Pernah  dulu waktu masih jaman kuliah pesawat mengalami cuaca buruk kata awak kabinnya melalui microfonnya tetapi tidak bergetar dan bersinar seperti ini pesawatnya. Ku lihat ada yang sudah berzikir, tetapi tiga orang penumpang sepertinya orang jepang didepanku biasa aja ekspesinya malah mereka cuma berhenti sejenak dari tontonannya lalu ku lihat tv didepan bangkunya masih menyala, betapa santainya mereka menghadapi situasi ini pikirku. Aku? Tadinya aku belum sempat solat magrib di bandara soeta karena jadwal transit yang dempet. Rencananya mau dijamak tetapi dalam keadaan ini aku tidak ingin mati dalam keadaan belum solat wajib, aku pun menguatkan ikat sandaran kursiku dan mulai bertayammum lalu menunaikan magrib dengan perasaan yang bercampur aduk, aku berharap setelah salam akhir pesawat sudah landing, tetapi masih berputar-putar diatas awan hitam sangat tebal. Pesawat bergetar dengan hebatnya seraya terus berzikir rasanya tidak sanggup menahan air mata, belum siap mati? Sepertinya begitu. Masih banyak yang harus diperbaiki dari diri ini. Tetapi kalimat meminta ampunan atas segala dosa senantiasa diucapkan. Setelah beberapa menit ada perasaan pasrah di hatiku, jika memang malam itu pesawat yang kami tumpangi tidak bisa diselamatkan aku berdo'a semoga kematianku tergolong kematian fisabillah (para pencari ilmu dijalan Allah). Ini benar pengalaman pertamaku sampai akhirnya aku memasrahkan keadaan takdir kematianku kepada Allah. SubhanaAllah pesawat kami landing dengan selamat di jogja, dua sepupuku sudah menunggu di bandara cukup lama, karena memang 44 menit pesawat kami delay landing itu berarti 44 menit adalah waktu paling menegangkan dihidupku. Alhamdulillah terima kasih Allah sdh diberi hidup untuk kali kedua. 😇



I'm coming jogja, terimaksih sudah mengizinkanku bertemu denganmu lagi. Berbaik hatilah denganku, semoga betah. 






Yogyakarta, 2 September 2016





  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

2 komentar:

Laadillaa mengatakan...

semangat.. sukses disana beh :)

RAHMITA SARI mengatakan...

Makasiii bibeh sayaaaang

Posting Komentar